ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) : STUDI KASUS DI PT YAMAHA MUSIC MFG ASIA

Bayu Wirawan

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja (job satisfaction) karyawan dan kinerja (work performance) dengan menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Dari persamaan model struktural diperoleh hasil sebagai berikut : nilai koefisien indikator pay sebesar 1,224 dan p-value 0,139 dengan demikian indikator pay tidak berpengaruh dengan job satisfaction, nilai koefisien indikator quality of supervision sebesar 3,717 dan p-value 0,001 dengan demikian berpengaruh positif yang signifikan, semakin tinggi quality of supervision maka job satisfaction akan baik, nilai koefisien indicator fringe benefit sebesar 1,133 dan p-value 0,003 dengan demikian berpengaruh positif yang signifikan, semakin tinggi fringe benefit maka job satisfaction akan baik, nilai koefisien indikator contingent reward sebesar 3,450 dan p-value 0,001 dengan demikian berpengaruh positif yang signifikansemakin tinggi contingent reward maka job satisfaction akan baik,nilai koefisien indikator operation conditions sebesar -1.173 dan p-value 0,002 dengan demikian, berpengaruh negatif yang signifikan, semakin tinggi operation conditions maka akan job satisfaction akan menurunnilai koefisien coworker sebesar 0,751 dan p-value 0,029 dengan demikian, berpengaruh positif yang signifikansemakin tinggi coworker maka  job satisfaction naik, nilai koefisien indikator natures of work sebesar 0,346 dan p-value 0 dengan demikian berpengaruh positif yang signifikan, semakin tinggi natures of work maka  job satisfaction akan naik, nilai koefisien variabel job satisfaction sebesar -0.004 dan p-value 0,073 dengan demikian tidak berpengaruh job satisfaction terhadap work performance, nilai koefisien variabel work Performance sebesar -11,087 dan p-value 0,074 dengan demikian tidak berpengaruh work performance terhadap job satisfaction.

Kata kunci : Job satisfaction, Work performance, Stuctural Equation Modeling (SEM)

Lihat Jurnal

 

STUDI PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ZAT FIKSASI TERHADAP KUALITAS WARNA KAIN BATIK DENGAN PEWARNA ALAM LIMBAH KULIT BUAH RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM)

Rizka Amalia, Iqbal Akhtamimi

ABSTRACT

Pewarnaan kain batik dapat dilakukan dengan menggunakan zat warna alami dan zat warna sintetis. Keunggulan zat warna alam antara lain lebih murah, ramah lingkungan, dan menghasilkan warna yang khas. Salah satu zat warna alam yang berasal dari limbah yang dapat dimanfaatkan adalah limbah kulit buah rambutan. Kelemahan dari penggunaan pewarna alam yaitu ketahanan luntur warna dan intesitas (ketuaan) warna yang relatif kurang baik. Penggunaan zat fiksasi adalah salah alternatif untuk memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan konsentrasi dan jenis zat fiksasi kapur, tawas dan tunjung pada proses fiksasi terhadap daya tahan luntur dan penodaan warna kain batik katun yang dicelup dengan zwa ekstrak kulit buah rambutan. Bahan yang digunakan adalah kain batik katun yang dicelup dengan ekstrak zwa kulit buah rambutan, kemudian dilanjutkan pengerjaan fiksasi pada larutan kapur dengan variasi konsentrasi 5 g/l, 25 g/l dan 45 g/l pada setiap zat fiksasi sebagai variabel bebas dan variabel terikat yaitu ketahanan luntur dan penodaan warna terhadap pencucian. Hasil uji ketahanan luntur dan penodaan warna menunjukkan bahwa penggunaan zat fiksasi tawas didapatkan nilai ketahanan luntur yang lebih baik dibandingkan dengan zat fiksasi kapur dan tunjung sedangkan pada konsentrasi zat fiksasi yang berbeda menunjukkan bahwa pada penggunaan konsentrasi bahan fiksasi yang lebih tinggi (25% dan 45%), nilai greyscale dan stainingscale akan semakin baik.

Kata kunci : rambutan, pewarna alam, kain, fiksasi

Lihat Jurnal

 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI FINANCIAL SUSTAINABILITY RATIO PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2010 – 2014

Iqbal Notoatmojo, Anita Rahmawaty

Abstract

This study aimed to analyze the influence of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Financing Deposit Ratio (FDR), Operating Expenses Operating Income (BOPO) on Financial Sustainability Ratio (FSR) of Islamic Banking in Indonesia. The objects were Sharia Commercial Banks in Indonesia registered in Bank Indonesia / OJK period 2010 Q2 – 2014 Q4. In analyzing data, it used panel data regression analysis with the estimation model Fixed Effect, classic assumption test, and hypothesis testing used Eviews 8.0 program. Results of t test showed that the positive effect of CAR was not significant, NPF has significant negative effect, ROE has not significant negative effect, ROA has significant positive effect, FDR has not significant positive effect, and BOPO has significant negative effect. While the results of F test indicate that all independent variables significantly influence the dependent variable with adjusted R2 of 0.9646.

Keywords

CAR; NPF; ROE; Financial Sustainability Ratio